Madrasah Ibtidaiyah (MI)

Sejak TK/RA Seobono Mantofani mengadakan wisuda siswanya yang pertama tahun pelajaran 1997/1998, sebagian orang tua siswanya mengharapkan agar Yayasan Soebono Mantofani menyelenggarkaan lembaga pendidikan dasar sebagai kelanjutan dari TK/RA. Hal ini merupakan suatu tantangan bagi Yayasan untuk terus mengembangkan sayapnya. Maka atas permohonan sebagian orang tua siswa tersebut pada tahun 1998 Ketua Umum Yayasan Seobono Mantofani melalui keputusannya yang tertuang dalam dalam SK No. 09/SK/YSM/A-1/IV/1998, mendirikan lembaga pendidikan baru setingkat sekolah dasar (SD) yang diberi nama “Madrasah Ibtidaiyah Soebono Mantofani”.

Madrasah Ibtidaiyah Soebono Mantofani adalah lembaga pendidikan formal. Disebutkan dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional bahwa madrasah ibtidaiyah adalah Sekolah Dasar berciri khas agama Islam dengan struktur pembinaannya di bawah naungan departmen agama. Dengan demikian madrasah ibtidaiyah merupakan lembaga pendidikan formal yang diakui oleh pemerintah dan mendapat hak, perlakuan dan pengakuan yang sama dengan sekolah dasar yang bersifat umum baik dalam kegiatan pembinaan, bantuan, pengawasan, pelaksanaan ujian nasional maupun pengakuan terhadap lulusannya dapat diterima pada jenjang pendidikan lanjutan manapun.

Sebagai lembaga pendidikan formal yang diakui pemerintah, lembaga pendidikan ini telah mendapat akreditasi dari Departemen Agama Kabupaten Tangerang dengan nomor statistik madrasah : 11.2.32.19.06.295.

Kurikulum yang digunakan oleh MI Soebono Mantofani berpedoman kepada kurikulum sekolah dasar berciri khas agama Islam yang memuat + 70 persen mata pelajaran pengetahuan umum dan sisanya + 30 persen mata pelajaran keagamaan. Selain itu, MI Soebono Mantofani memberikan pelajaran muatan lokal kepada para siswanya baik bersifat kurikuler maupun ekstra-kurikuler.

Di awal tahun 2001, madrasah ibtidaiyah telah memiliki bangunan sekolah permanen yang terletak di bagian barat kampus pendidikan Yayasan Soebono Mantofani. Gedung megah berlantai tiga dengan daya tampung siswa + 500 siswa memiliki ruang kelas sebanyak 10 ruang, ruang kegiatan seni dan keterampilan, lapangan olahraga, kantor kepala madrasah, kantor wakil kepala, kantor guru, aula dan 10 kamar untuk urinari siswa dan guru.

Pembinaan kesiswaan dilakukan melalui jalur kegiatan belajar sesuai kurikulum MI/SD, sholat berjama’ah di masjid Soebono Mantofani dan pembinaan di luar jam belajar melalui latihan kegiatan ekstra-kurikuler baik bersifat akademik maupun pembinaan mental dan kreatifitas siswa, antara lain menari, musik, beladiri; karate, futsal, tahfidz, sains kids, pramuka dan lain-lain.

Sistem pengajaran di MI Soebono Mantofnai yang mengedepankan pendekatan siswa aktif telah melahirkan siswa-siswa yang kreatif sehingga dalam ajang perlombaan yang sering diikuti senantiasa pulang dengan meraih penghargaan

Related Blogs

Leave us a Comment