Madrasah Aliyah (MA) Soebono Mantofani

ma Soebono

Madrasah Aliyah Soebono Mantofani merupakan lembaga pendidikan formal dimana dasar pendirian dan penyelenggaraannya ditetapkan berdasarkan keputusan Ketua Umum Yayasan Soebono Mantofani dengan Surat Keputusan pendiriannya No. 01/SK/YSM/A-1/IV/1998. Madrasah Aliyah Soebono Mantofani yang berbadan hukum Yayasan Soebono Mantofani sejak awal penyelenggaraan pendidikannya telah mendapat rekomendasi baik dari Pemerintahan Desa, Kecamatan, Kabupaten dan instansi Departemen Agama. Madrasah ini tercatat pada Kantor Wilayah Departemen Agama prop. Banten dengan Nomor Statistik Madrasah : 31.2.32.19.06.735.

Sejak didirikannya pada tahun 1998 (tahun pelajaran 1998/1999) sampai tahun 2004 ini, Madrasah Aliyah Soebono Mantofani belum menempati fasilatas belajar khusus –gedung sekolah MA– seperti lembaga-lembaga pendidikan lainnya yang berada di bawah naungan Yayasan Soebono Mantofani. Sampai saat ini, kegiatan belajar-mengajar siswa MA menempati ruang kelas gedung Madrasah Ibtidaiyah Soebono Mantofani. Upaya untuk mewujudkan bangunan sekolah yang dikhususkan untuk kegiatan belajar-mengajar siswa MA. Soebono Mantofani terus dilakukan oleh pendiri dan pengurus Yayasan Soebono Mantofani.

ma Soebono mantofani

Alhamdulillah, harapan dan doa serta usaha yang telah dilakukan para pendiri Yayasan, pengurus, serta seluruh civitas akademika Yayasan, pada usia yang ke-10 tahun Yayasan Soebono Mantofani bertepatan dengan hari ulangan tahun Ketua Umum Yayasan Soebono Mantofani Hj. Titi Sri Sulaksmi Soebono yang ke-75 serta haul almarhum Brigjen Soebono Mantofani, S.H. ke-30, gedung MA. Soebono Mantofani akan dididirikan di kampus pendidikan Yayasan Soebono Mantofani. Kita semua berdoa semoga Allah SWT senantiasa memberikan bantuan-Nya, karunia-Nya serta izin-Nya.

Dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar di MA. Sobeono Mantofani, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum yang ditetapkan pemerintah yaitu untuk mata pelajaran umum dari Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) dan mata pelajaran agama Islam dari Departmen Agama (Depag). Hal ini menjadi suatu pernyataan dari Yayasan Sobeono Mantofani karena Madrasah Aliyah Soebono Mantofani adalah Sekolah Menengah Umum (SMU) Berciri Khas Agama Islam sesuai ketentuan dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Dengan demikian lulusan dari MA. Soebono Mantofani dapat diterima di berbagai perguruan tinggi manapun baik negeri maupun swasta. Selain ini lulusanya dapat bersaing dengan lulusan sekolah menengah umum lain (SMU/SMK) dalam memasuki pasar lapangan kerja (perusahaan atau jasa).

Upaya-upaya pembaharuan, pengembangan dan mensinergikan kurikulum sekolah terus diupayakan oleh lembaga pendidikan MA. Soebono Mantofani. Hal itu mengingat orang tua siswa MA. Soebono Mantofani tidak semuanya sanggup melanjutkan pendidikan anaknnya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (perguruan tinggi). Kenyataan, beberapa siswa berprestasi secara akademis menjadi terlantar masa depannya karena ketidakmampuan orang tuanya menyediakan biaya untuk kuliah di perguruan tinggi agar dapat memperdalam pengetahuan demi masa depannya yang lebih baik. Ini adalah suatu problematika bagi MA. Soebono Mantofani —mungkin juga sekolah-sekolah lain— yang memiliki misi dan tujuan pendidikannya menyiapkan lulusannya untuk sanggup bersaing dengan lulusan sekolah lain dalam menggapai masa depannya.

Dengan berbagai problematika dan kendala yang dihadapi oleh MA, maka usaha yang dilakukan adalah menanamkan sikap kepada siswa agar tetap memiliki kemauan untuk belajar darimanapun sumbernya, dimanapun dan kapanpun mereka berada. Karena dengan belajar seseorang akan mengetahui sesuatu yang belum diketahuinya dan pengetahuan itu sangatlah berharga dibanding yang lainnya. Selain itu memiliki pengetahuan saja belumlah cukup untuk dapat eksis di masa depan, tetapi diperlukan keterampilan, kemauan berkerja keras dan kesungguhan dalam berusaha.

Dalam membekali siswa untuk tetap hidup dengan selamat di masa depannya, para guru selain memberikan pengetahuan juga menanamkan sikap keagamaan; akidah, keimanan, akhlak, ibadah, dan motivasi untuk istiqomah pada jalan yang diridoi Allah SWT

Leave us a Comment